Tanggamus, patriot iNews tv– Kejadian yang sempat heboh diruang lingkup perkantoran pemda tanggamus bahkan dimedia sosial, terkait hilangnya sepeda motor di area parkir ATM Bank Lampung Pemda, Kabupaten Tanggamus, akhirnya terungkap.
Peristiwa ini bermula ketika korban bernama Woni Safitri, warga Gg. Salam RW 003, Pekon Talang Rejo Kecamatan Kotaagung Timur sedang ke ATM untuk mengambil uang. Saat itu, korban memarkir motornya didepan ATM.
Setelah ia masuk ke ATM, ia pun baru menyadari sepeda motornya Jenis Yamaha NMax BE 4058 ZH miliknya hilang setelah keluar dari ATM.
“Saya lagi ngecek saldo di ATM hanya sekitaran lima menit, setelah itu keluar, motor saya sudah tidak ada. Padahal kunci motor sudah saya cabut,” ungkap korban kepada awak media Jum:at (13/3/2026).
Korban sempat mencari disekitaran kantor bupati untuk memastikan keberadaan motornya. Namun tidak membuahkan hasil.
Kemudian, korban menghubungi suaminya yang bekerja di Disnaker Tanggamus, kemudian suaminya menghubungi salah satu pegawai yang bernama Eko Puying di kantor tersebut untuk membantu mengecek melalui CCTV.
“Eko Puying mengatakan jika CCTV dalam kondisi mati,” ujarnya.
Setelah solat jum’at sriyono bersama istri akan kepolres tanggamus untuk melaporkan peristiwa tersebut akan tetapi ia dihubungi oleh rekannya jika motor sudah ketemu.
Motor yang sebelumnya dikabarkan hilang tersebut ternyata tidak dicuri, melainkan tertukar dengan kendaraan milik pemotor lain. Peristiwa ini sempat ramai diperbincangkan setelah beredar di media sosial dan lingkup Pemkab Tanggamus.
Sementara itu, Sriyono saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan menyebut motor tidak hilang, hanya tertukar.
“Pas keluar, motor saya hilang. Jadi tadi sempat melapor cuma belum bawa BPKB,” kata Sriyono.
Sriyono menyebut, usai sholat Jum’at saat mendampingi istri akan membuat laporan di polres tanggamus ternyata diketahui motor saya terbawa oleh orang lain juga pegawai Pemkab.
“Motor saya dibawa jumcatan, ternyata yang bawa motor saya yang tertukar dia juga pinjem motor temannya. Mungkin dia kurah hafal warna motor yang dia pinjam. Sekarang motornya sudah ditukar kembali,” ucapnya.
Atas kejadian itu, salah satu penggiat sosial Antony sangat menyayangkan sekali Kantor yang notabe punya orang nomor satu di kabupaten tanggamus tetapi CCTV dilahan parkiran kondisinya mati.
“Sungguh sangat miris kondisi parkiran yang notabe milik bupati, kenapa CCTV bisa mati dan tidak diperbaiki,” tuturnya. (Red)






