PESAWARAN – Terkait pekerjaan proyek peningkatan jalan lingkungan
yang baru satu bulan selesai dikerjakan pada akhir bulan Desember lalu namun sudah banyak mengalami kerusakan. Plt Kepala Dinas PU Perkim Pesawaran Zainal minta pemborong segera memperbaikinya.
“Saya sudah menghubungi dan mengatakan kepada rekananan yang mengerjakan proyek tersebut agar segera memperbaikinya”ucap Zainal saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (3/2/2026).
Zainal menambahkan, semua proyek-yang dikerjakan pada ahir tahun 2025 lalu itu masih dalam tahap pemeliharaan, apa lagi pekerjaan proyek ini pembayarannya belum selesai, alias masih terhutang.
“Jadi walaupun sudah di Provisional Hand Over (PHO) tapi pembayarannya masih terhutang karena dananya belum ada. Makanya, jika pihak rekanan tidak mau memperbaiki pekerjaannya, dinas tidak mau membayarnya” tegasnya.
Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih pada LSM JERAT dan Media sudah memberitahu dinas dan sudah ikut sama-sama mengawasinya.
“Kami ucapkan terima kasih kepada kawan-kawan LSM dan Media yang sudah membantu serta mengawasi pekerjaan ini agar kedepannya pembangunan di Bumi Andan Jejama lebih baik lagi” harapnya.
Sebelumnya diberitakan oleh Media Patriot Inews Tv pada tanggal (24/12/2025) proyek pembagunan jalan lingkungan di Desa Kota Jawa di duga dikerjakan asal – asalan karena menggunakan kualitas pasir yang buruk hingga pekerjaan pembangunan jalan rabat beton mudah mengelupas dan mudah retak.
Kemudian pada tanggal (21/1/2026)
Media Patriot Inews Tv juga telah memberitakan pekerjaan yang sama di Desa Kota Jawa, Suka Jaya dan Desa Penengahan Kecamatan Way Khilau. Proyek di tiga desa tersebut di ketahui telah selesai di bangun pada akhir bulan Desember 2025 lalu, namun pembangunan jalan rabat beton itu ditemukan semennya sudah pada mengelupas bahkan ada corannya sudah retak dan patah.
Tak hanya sampai disitu saja. Media Patriot Inews Tv pada tanggal (23/1/2026) kembali memberitakan pekerjaan serupa di Dusun Kali Duren, Dusun Sinar Baru dan Dusun Umbul Semaya Kecamatan Kedondong.
Warga setempat dan LSM JERAT DPC Pesawaran menduga rusaknya pembangunan peningkatan jalan lingkungan disebabkan kurangnya adukan semen dan juga menggunakan pasir yang berkualitas buruk. (LGR)






